Berita

image

Seminar Digital Marketing dari Tim Google

Rabu, 09 Januari 2019 Kemahasiswaan 195

Era baru dalam dunia marketing telah hadir, marketing tidak hanya dilakukan secara konvensional, tapi sudah berkembang jauh melibatkan berbagai bidang, salah satunya adalah dengan pendekatan teknologi informasi yang dikenal dengan terminologi, “Digital Marketing”. Bahwa perubahan era itu tidak bisa dilawan, justru harus memiliki pengetahuan yang mumpuni agar tidak tertinggal. Dengan dasar itulah, STMIK YADIKA Bangil menggelar Seminar Digital Marketing, dengan tema “Sosial Media for Business”, yang dilakukan pada Sabtu (29/12/2018) di Auditorium Yadika Bangil yang terletak di kampus II, Jalan Salem Bangil.

“Munculnya Digital Marketing ini telah memiliki banyak keunggulan, diantaranya : jangkauan luas, masif, interaktif dan edukatif. Tentu saja itu menjadikan pemasaran lebih efektif”, demikian kalimat pembuka sambutan yang disampaikan oleh Ketua STMIK YADIKA Bangil, Erri Wahyu Puspitarini, di acara Seminar Digital Marketing. Seminar ini selain dihadiri oleh Ketua STMIK YADIKA Bangil, juga dihadiri oleh Wakil Ketua 3 bidang Kemahasiswaan, dan Pimpinan Yayasan Pendidikan Swakarya (Yadika), Ahmad Tabroni dan Moch Choiron. Seluruh peserta seminar ini sendiri berjumlah 162 orang.

Lebih jauh Erri berharap kepada peserta seminar, yang dominan berasal dari mahasiswa STMIK YADIKA Bangil, “dampak revolusi industri 4 dimana tenaga manusia mulai tergantikan oleh mesin dan teknolgi, maka mahasiswa jangan terlalu berharap jadi pegawai atau karyawan, tapi buka usaha sendiri. Nah, belajar digital marketing ini untuk pemasaran usaha kalian di era  milineal”.

Narasumber Seminar ini menghadirkan Intan Kusuma Dewi, sebagai pegiat WomenWill yang berafiliasi ke Google. Ada beberapa hal penting yang disampaikan yang berhubungan dengan sosial media, diantaranya :

  1. Akun Sosial Media, pisahkan antara akun pribadi dengan akun jualan. Kalau perlu pisahkan juga akun produk dan tesminoni.
  2. Google trends, ini fasilitas dari google untuk mengetahui produk yang laku di pasaran. Bisa dilihat bentuk grafik penjualan, lokasi bahkan tanggal penjualan. Hal ini bisa jadi acuan hastag tentang jenis-jenis produk yang diminati.
  3. Instagram, posting banyak produk setiap hari dan berlebihan, justru tidak efektif, harus ada yang edukatif. Misalnya di Insta story, tidak hanya tampilkan foto produk, tapi juga tips dan quote.
  4. Canva, aplikasi yang bisa dipakai dalam membuat tampilan produk termasuk tips dan quote yang edukatif.

Seminar ini berjalan interaktif dengan mengajak peserta langsung praktik membuat tampilan maupun quote yang dikirim ke IG dengan hastaq yang ditentukan. Pemenangnya adalah Afif Priyanto, mahasiswa semester 1 dan Imam Nur Hidayat, mahasiswa semester 5. Para pemenang ini mendapat souvenir dari WomenWill Google. [#HM]

Leave a Comment

Your email address will not be published.